Yang terasa ketika Quarter life crisis
Umur 19 sampai 23 saya masih suka berfikir dengan yang namanya hidup.
kehidupan, kenapa dan untuk apa kita hidup. Saya dengan terus menerus selalu berfikir tentang makna makna hidup dan itu terus muncul di fikiran.Saya mencoba mencari tentang apa yang ada di fikiran dan kenapa bisa seperti ini. Merasa tidak puas dengan kehidupan, bosan dengan rutinitas, malas melakukan hal apapun.
dan sekarang saya mencoba menuliskan pemikiran pemikiran yang absurd.